Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

Perweeds: Transformasi Rumput Liar Sekolah Menjadi Inovasi Lingkungan yang Berkelanjutan

56
×

Perweeds: Transformasi Rumput Liar Sekolah Menjadi Inovasi Lingkungan yang Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Salah satu siswi SMPN 2 Tayu, Kabupaten Pati tengah mengolah rumput menjadi kertas
Salah satu siswi SMPN 2 Tayu, Kabupaten Pati tengah mengolah rumput menjadi kertas
Example 468x60

EDUNESIANEWS.COM- Sebuah terobosan inovatif telah muncul di lingkungan SMPN 2 Tayu. Terobosan ini mengubah pandangan terhadap rumput liar yang tumbuh di sekitarnya. Dikenal sebagai “Perweeds”, inovasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pendidikan dan keberlanjutan lingkungan.

SMPN 2 Tayu memperkenalkan inovasi yang menarik dan berdampak positif bagi lingkungan dan pendidikan, diberi nama “Perweeds”, singkatan dari Paper from Weeds. Inovasi ini diilhami oleh masalah rumput liar yang tumbuh di beberapa titik terbuka di lingkungan sekolah. Sebelumnya, rumput liar hanya dimanfaatkan sebagai bahan untuk pupuk kompos atau dibakar begitu saja.

Example 300x600

Namun, dengan semakin menyadarnya pentingnya keberlanjutan lingkungan, seluruh elemen SMPN 2 Tayu memutuskan untuk mengambil tindakan yang berbeda. Mereka melihat potensi besar dalam mengubah rumput liar tersebut menjadi sesuatu yang bernilai. 

Dasar hukum inovasi ini terinspirasi dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), yang mendorong upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistem.

Perweeds tidak hanya menawarkan solusi terhadap masalah limbah organik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pendidikan. Dengan mengembangkan metode produksi kertas dari rumput liar dan mensosialisasikan manfaatnya kepada siswa dan staf sekolah, Perweeds menciptakan produk kertas yang memiliki serat unik dan aroma khas rumput liar. Hal ini memberikan nuansa alami pada kreativitas siswa dalam berbagai mata pelajaran seperti seni budaya, IPA, matematika, dan bahasa.

“Inovasi ini bukan hanya tentang menghasilkan produk, tetapi juga tentang mengubah paradigma. Kami ingin mengajarkan kepada siswa bahwa masalah bisa diatasi dengan cara yang kreatif dan berkelanjutan,” ungkap Fajar Setyo Nugroho selaku Kepala SMPN 2 Tayu, Kabupaten Pati.

Proses inovatif ini tidak hanya melibatkan pembuatan produk, tetapi juga tahap pengumpulan rumput liar, proses produksi kertas, serta penerapan produk dalam pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, masalah rumput liar yang sebelumnya dianggap sebagai masalah telah berhasil diubah menjadi sebuah peluang inovasi edukatif yang mendukung pendidikan berkelanjutan.

Perweeds adalah bukti nyata bagaimana sekolah dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan mendukung pendidikan berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari kepala sekolah dan komunitas sekolah, inovasi ini tidak hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru bagi perkembangan siswa dan keberlanjutan lingkungan sekolah

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *